Bab 27

1121 Words

Sierra merasakan sentuhan lembut di bibirnya. Bukan hanya itu, ia dapat merasakan sentuhan tangan kekar itu di pinggangnya, sementara satu tangan lainnya menahan di tengkuknya. Ia dapat merasakan hangatnya setiap lumatan di bibirnya. Penuh hasrat dan semakin menuntut. Belaian napasnya yang semakin memburu, seakan menggugah hasratnya yang sekian lama ia kubur dalam-dalam. Ia dapat merasakan saat lidah mereka saling bersentuhan, merasakan setiap gigi geliginya yang berbaris rapi. Ia dapat merasakan setiap lumatan yang mengundangnya untuk merasakan hal paling manis dan lebih intim lagi. Jemarinya yang menyentuh penuh damba saat merasakan kulit halus nan lembut di balik kain katun yang menutup kulit putihnya. Sierra menggenggam tangannya, menghentikan jemari yang bergerak semakin lug

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD