Sekarang Saujana mengerti, Nata bisa melaksanakan pameran fotografi karena Naura sudah kembali. Bertemu lagi, gadis itu semakin dewasa dan cantik, jika kini rambut Saujana sebahu maka dulu Naura yang punya rambut sebahu, sudah lebih panjang. “Kamu ke mana saja, sayang...” Tante Aiya tidak bisa tutupi perasaan haru bertemu dengannya lagi, hati Saujana terenyuh ditangisi seseorang begitu. Sesuatu yang tidak Saujana dapatkan dulu selain dari Ibu Ayu dan leo. Yang dilakukan Aiya menunjukan bahwa Saujana berharga. Ketika hilang akan ada yang mencari, merindukan dirinya. Hidupnya penting untuk orang lain. Mereka sudah berada di kediaman rumah Habrizi, Saujana terpaksa ikut karena mamah dari Nata memohon. Dari kenyataan bahwa dirinya masih ada kerabat dengan keluarga Nata, belum bisa terima b