Pulang ke rumah dengan anak anak ini membuat Lisa dan Agatha bahagia. Di sepanjang jalan, mereka tertawa dengan riang. Anak anak ini nengikuti mereka dengan hati hati. Seolah olah tahu bahwa guru mereka ini adalah orang yang halus. Jadi harus berhati hati saat berjalan di pematang sawah seperti ini. Apa lagi pematang sawah di pegunungan tidak sama dengan sawah yang terlihat di sekitar area deat jakarta. Mereka bertingkat seperti tangga. Harus banyak hati hati agar kamu tidak terpeleset dan jatuh ke lumpur. Untungnya, Lisa dan Agatha bukanlah nona kota yang manja. Mereka, meski pun berjalan dengan hati hati, tapi tidak ada keluhan dari ke dua gadis kota itu. "Bu Lisa, lihat. Itu namanya cimplukan. Tunggu di sini sebentar. Aku akan naik ke area sana untuk mengambilnya," ucap Fajar. Agatha

