SMP • 41

1022 Words

RIRI merasakan bahunya didekap dari belakang. Tanpa perlu melirik, dia tahu Raffa adalah pelakunya. Pria itu kini meletakkan kepalanya di atas bahu Riri dengan sesekali mencium leher Riri. Riri sadar, cepat atau lambat Raffa jelas akan meminta hal ini padanya. Karena Riri sendiri yang menerima perjodohan itu, dia harus sadar kalau Raffa pasti akan menuntut haknya setelah mereka menikah. "Aku udah menunggu terlalu lama, Ri." Raffa tersenyum tipis sebelum mendaratkan bibirnya di atas bibir Riri. "Kita mulai malam ini, ya?" Riri menelan ludah susah payah. Dia tidak bisa mundur apalagi menolak begitu Raffa membaringkannya dengan perlahan. Sentuhannya bagaikan belaian angin yang terasa halus serta memabukkan. Tanpa sadar dirinya terbuai. Riri menikmati semua ini sampai Raffa meminta izin un

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD