SMP • 53

747 Words

PERASAAN lega luar biasa menyerang hatinya saat Raffa menemukan Riri di kamar mereka dan tengah tertidur pulas. Dia langsung menjatuhkan koper dan semua barang bawaannya, lantas ikut bergabung dengan Riri di balik selimut tebal. Raffa tersenyum miring. Dia menarik tubuh istrinya agar berada tepat dalam dekapannya, lalu bibirnya mulai menghujani ciuman di seluruh wajah Riri. Anehnya, Riri tak terusik. Dia terus memejamkan mata seperti tak terjadi apa-apa dengan tubuhnya. "Sayang, bangun!" Raffa sengaja berbisik di atas telinga Riri. Berharap, istrinya mengerti kalau Raffa sudah kembali dan ia ingin menagih janjinya tempo hari. Namun, Riri hanya mengerang dengan mata masih tertutup rapat, hal itu membuat Raffa semakin gemas. Raffa kembali menghujani wajah Riri dengan kecupannya. Ia ben

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD