79. BERBESAR HATI

1176 Words

Arnesh berdiri di depan ruangan di mana sang ibu tengah berbaring dalam keadaan koma. Di sebelahnya ada Eve yang menemani. Keduanya bertemu dengan Claire tanpa ayahnya karena sedang tugas ke luar negeri dan dalam perjalanan pulang. Wanita itu nampak sedih dan ketakutan karena ibunya belum juga sadarkan diri. Akibat kanker otak yang diderita, membuat Aruni tidak memiliki harapan hidup yang lama lagi. “Apa kata dokter Mbak?” “Claire saja.” Eve mengangguk. “Maaf. Bagaimana kondisi mama kamu? Apa kata dokter?” “Kurang baik. Dan mungkin kondisinya akan turus menurun.” Claire kembali menangis. “Aku takut kalau mama nggak bisa bertahan terlalu lama. Papa juga masih dalam perjalanan pulang ke Indonesia,” sambungnya lirih. Melihat Claire menangis, membuat hati Eve tergerak. Perlahan wanita itu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD