Chapter 49

1335 Words

“Oh, iya. Namaku Kelvin Yoga Pratama. Tapi, kau boleh memanggilku Kelvin,” ujar pria itu seraya mengulurkan tangannya. Selama sesaat, Olivia hanya menatap tangan Kelvin sebelum akhirnya membalas uluran tangan pria itu. “Olivia.” “Nama yang indah,” puji Kelvin yang hanya dibalas senyuman oleh Olivia. “Oh, iya. Kau baru pindah ke sini?” “Tidak,” jawab Olivia singkat. “Benarkah? Aku baru tahu. Sebelumnya, aku hanya sering bertemu dengan seorang Nenek dan seorang wanita yang tinggal di sana,” ujar Kelvin. “Dia adalah Nenek-ku,” ucap Olivia. “Jadi, begitu,” gumam Kelvin. “Tapi, apa selama ini kau tidak pernah keluar rumah? Ini pertama kalinya aku melihatmu.” “Justru karena lebih sering berada di luar, jadi kau tidak pernah melihatku,” ucap Olivia. “Berada di luar? Memang apa yang kau la

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD