BAB 31

1204 Words

Happy Reading Nathan masih saja bergelayut manja pada Ariana yang masih memasak, karena diganggu olehnya, acara makan siang pun jadi tertunda sebentar.  "Nath, lepas. Aku jadi susah masaknya." Ariana sedikit kesal karena Nathan memeluknya dari belakang hingga pergerakannya menjadi sulit.  "Tidak mau, yang bener dulu mintanya kaya gini. Nathan sayang... Lepas dulu, aku mau masak, nanti setelah selesai masak aku kasih cium kamu." Nathan dengan sikap manjanya.  "Itu mah maunya kamu aja." Ariana terus menggeser tubuhnya dari Nathan yang terus menempel padanya.  "Memang." Nathan tidak mengelak. Dan malah membalikan tubuh Ariana lalu meraih tengkuknya untuk ia lahap bibir sang empunya. Bibir ranum nya menjadi favoritnya.  Ariana tidak mengelak ciuman itu karena acara masak memasaknya sudah

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD