Tentang Pelakor

1221 Words

“Stefany tumben pagi-pagi udah dandan. Mau pergi?!” Stefany melirik Vero, ujung dagunya naik ke atas memberi kode agar Vero menggantikannya menjadi juru bicara. Pagi ini memang sungguh sangat berbeda dari biasanya. Stefany yang setiap paginya selalu menemani sarapan dengan outfit seadanya, kini tampil menawan dibalut celana jeans sobek-sobek dan kaos putih polos berlengan pendek— Gaya yang selama kuliah selalu ia kenakan hingga berhasil membuat Vero terpincut oleh pesona sederhananya. Bedanya wajah wanita itu dihiasi oleh make up tipis yang tetap kentara perbedaannya kala berpenampilan polosan. “Mau ada acara? Tapi Veronya nggak ada izin mau cuti hari ini ke Daddy. Apa belum, Bang?” timpal Ray, kali ini menyasar pada putranya. Vero menarik nafasnya dalam-dalam. Ia tahu mengapa istrinya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD