LC 14

884 Words

Barat menyandarkan tubuhnya. Meja kerja itu kini kosong dari berkas, hanya ada laptop yang dibiarkan dalam keadaan sleep dan secangkir kopi yang sudah dingin. Ia menatap layar ponsel sesaat, kemudian membuka galeri. Sejak ada Reya barat lebih suka berada di apartemen. Tak perlu ditanya apa yang dilakukannya, tentu saja dia menikmati Reya. Beberapa video pendek tersimpan di sana. Rekaman diam-diam saat Reya berada di atas atau di bawah tubuhnya, reya yang tertidur di ranjang dengan rambutnya acak-acakan, bibirnya sedikit terbuka. Ada juga potongan video ketika Reya berjalan keluar dari kamar mandi hanya dengan handuk kecil di tubuh. Wajah Barat berubah seiring sesuatu yang tak bisa ia tahan. Hasratnya naik dengan cepat, tapi juga disusul rasa bersalah yang sama besar. Ia tahu, ini sudah j

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD