Sumpah, aku bertekad dalam hati agar jangan sampai aku mewek hanya karena manusia yang satu itu. Apa dia sengaja ya membuatku seperti ini? Luar biasa, ini lebih dari kata edan menurutku. Ah, sampai lupa, sejak pagi tadi aku belum mengecek ponsel lagi. Saat melihat layar ponsel, di sana ada banyak panggilan tak terjawab dari beberapa orang. Reza terbanyak sih. Ngapain juga pria itu menghubungiku? Bukannya sedang sibuk tebar benih dimana-mana? Ngomongnya aja masih terjebak masa lalu, cih, aku gak percaya lagi. Buktinya sekarang Reza malah check in di hotel dengan aktris kan? Menyebalkan! Ini sudah hari ketiga sejak Reza ke Jakarta. Hubunganku dengan pria itu makin memburuk. Aku tak mau lagi mengangkat telpon darinya. Semua chat yang ia kirim juga langsung aku hapus semua. Masih untung tida

