Kamu Milikku!

1032 Words

Reza benar-benar memberiku ruang untuk makan. Aku sempat merasa tersanjung, tapi aku mikir lagi. Rasanya tidak mungkin jika Reza perhatian padaku. Buktinya pria itu memang mengantre di penjual es krim. "Sudah selesai?" Reza datang tepat saat aku sudah meneguk air teh hangat hingga habis. "Hm, Anda sendiri bagaimana? Mana es krimnya?" tanyaku saat melihat tangannya yang kosong tanpa membawa apapun. "Tentu saja sudah habis," ucapnya sambil tersenyum lebar. Dih, apa dia gak ingat padaku? Baru saja aku mengira pria ini menjadi lebih perhatian, tiba-tiba dijatuhkan lagi dengan kenyataan. Makan es krim saja sendirian dan gak mau bagi-bagi. Dasar pelit! "Tega ya Anda, makan es krim sendirian. Gak ingat ya sama aku di sini?" tanyaku dengan nada kesal. Reza malah cengo, "Lah, kamu gak bilang

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD