L 30. Harapan?

2422 Words

"Will we regret it?" Hati selalu tau kapan dia harus terbuka dan berikan ruang. Bahkan untuk seseorang yang tidak pernah kau harapkan sekalipun. Karena tanpa sadar sebenarnya kau sudah jatuh cinta. Dan selalu ini semua tentang waktu. Tempat kau pergi, mungkin adalah tempat aku datang. *** Tubuh Cindy bergetar hebat dan kini tangisnya sudah berubah menjadi sesenggukan. Cengkramannya di jaket Kayhan masih seerat tadi. Haras menatap Baby dalam pelukannya. "Kamu nggak apa-apa?" Bisiknya pelan. Baby menarik napas dalam. Baby punya gangguan kecemasan. Jika saja tadi penyakitnya kambuh, sudah pasti ia dan Cindy tidak akan akan selamat. Tapi nyatanya Baby berhasil mengendalikannya. Meski ia sendiri tidak menyadarinya. Baby mengangguk. Dia sudah jauh lebih tenang. Haras usap rambut p

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD