Vian menangis tak tertahankan saat menonton video yang dikirim Zein, dia merasa rindu dengan kebersamaannya dengan Zein, karena Zein adalah satu-satunya teman pria terdekat. *** Hari ini, Digo menemani Hana dan Ibu Risma berjualan kue. Karena Digo membantu berjualan, kue tersebut sangat laris, pasti akan cepat habis. Hana melihatnya dengan tersenyum, saat itu tiba-tiba Hana sedikit teringat bahwa Digo pernah membeli kue banyak di sini. Akan tetapi dia sedikit merasa pusing. "Aduh!" keluh Hana sambil menyentuh kepalanya, hal itu terdengar oleh Digo. "Hana, apa kamu gak apa-apa?" tanya Digo mendekat, sementara Ibu Risma menjadi penasaran dan ikut mendekat. "Hehe, gak apa-apa kok Kak," jawab Hana. "Ah, apa benar begitu. Coba Kakak cek dulu!" Digo menempelkan punggung tangan kanannya d

