Meminta Bantuan

1558 Words

Suara bel pintu unitnya, membuat Ryeon yang baru saja keluar dari kamar mandi segera mengambil kaos dan memakainya. Bagian bawahnya masih terlilit handuk putih. Kedua telapak tangannya mengacak-acak rambutnya yang basah sembari melangkah menuju pintu. Ting ... Tung ... "Sebentar!" sahut Ryeon keras. Ceklek. Dahi Ryeon lantas mengernyit saat sosok di depannya tersenyum padanya menampilkan lesung pipi yang sangat dalam. "Kau ingin pamer lesung pipi?" tukas Ryeon tak suka. "Ada apa kau ke sini malam-malam? Dan kenapa kau justru ke unitku dan bukan ke unit kekasihku?" Do Hyun Su terdiam. "Apa ... dia benar-benar kekasihmu?" tanyanya, kemudian. "Apa aku perlu mendeklarasikan di tempat kau bekerja bahwa dia benar-benar kekasihku? Di kantor polisimu itu?" sahut Ryeon lagi terdengar

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD