42

793 Words

Tatapan Mas Adi Jaya tertuju padaku, ia tersenyum kecil lalu menghela napas panjang. "Tapi Melani sekarang sudah menjadi istri lelaki lain," katanya. Aku mengalihkan pandang saat lagi-lagi bertemu tatap dengannya. "Aku memang masih mencintaimu, Dik. Hanya kamu yang Mas cintai. Tapi ...." Aku memberanikan diri kembali memandangnya. Mas Adi tersenyum. "Mas tidak akan mengharapkan adik. Adik sudah jadi milik orang lain sekarang. Dan ketika Mas mentalak adik dulu, Mas sudah memikirkan semuanya." "Aku juga, Mas. Walau aku sebenarnya masih mencintai Mas, tapi semua sudah beda. Aku sudah punya suami dan anak-anak, jadi aku gak mungkin tinggalkan mereka sekalipun aku masih mencintai Mas," balasku. Dia mengangguk dan tersenyum. Saat tatapannya tertuju ke gelang di pergelangan tanganku, ak

Great novels start here

Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD