*** Setelah menembak mati kedua manusia itu tanpa rasa bersalah sedikitpun, kini Arnes beralih membawa pandangan ke arah Brianna. Dia mengambil posisi di tempat semula; menjatuhkan tubuhnya pada kursi di sana. Arnes mengusap punggung senjatanya di tangannya berulang kali di depan Brianna sambil memperhatikan wajah cantik wanita itu. Arnes pikir, dia akan mendapati ekspresi ketakutan diwajah Brianna setelah tadi wanita itu menyaksikan kekejaman yang dia lakukan. Namun ternyata, wanita itu terlihat biasa saja. Seolah-olah Arnes tidak melakukan sesuatu yang mengerikan. Hal itu cukup membuat Arnes takjub sekaligus penasaran terhadap perubahan Brianna. Masih mengingat dengan jelas kejadian beberapa bulan yang lalu di sebuah restoran ketika Arnes dihajar habis-habisan oleh Lucas. Pria yang m

