Bab 28. Gila karenamu

942 Words

“Om dokter mobilnya bagus…” tidak hentinya Kiara memuji. “Kiara mau mobil seperti ini?” tanya Adrian yang tidak pernah lelah menjawab setiap pertanyaan Kiara sepanjang jalan menuju sekolahnya. “Mau, tapi nanti kalau Bunda dapat bonus dari kantor dan semua cicilannya lunas, kami mau beli mobil baru. Mobil yang lama sering mogok.” Adrian menoleh ke arah belakang, dimana Alifa berada dan tersenyum samar. Sementara Alifa sengaja pura-pura tidak mendengarkan percakapan dua orang yang duduk di bangku depan. “Mobil Bunda sering mogok?” tanya Adrian lagi. “Iya, kadang Bunda terlambat ke kantor karena mobilnya mogok. Kalau naik ojek kasihan, kadang Bunda kepanasan atau kehujanan.” tuturnya. Adrian senang mendengar setiap celotehan Kiara, yang menurutnya sangat menggemaskan tapi di satu sis

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD