Bab 24. Jebakan

735 Words

“Beberapa hari lalu petugas keamanan melihat Adrian ada di pelataran kantor, apa kamu melihatnya juga?” Alifa mengangkat kepalanya, saat tengah fokus menatap katalog terbaru yang akan dirilisnya. Ia tidak langsung menjawab pertanyaan Rianti, sebab saat ini wanita itu tengah berbicara dengan Kinanti. Posisinya persis ada disamping nya, hingga ia merasa pertanyaan itu juga ditujukan untuknya. “Kamu pulang terakhir, kan?” Alifa pura-pura konsentrasi, menatap katalog namun kedua telinganya semakin tajam mendengar. “Iya, saya pulang terakhir tapi nggak lihat ada dokter Adrian.” Kinanti menjawab. “Nggak tahu kalau dokter udah pergi, bukannya kalian mau ketemu?” “Iya.” terdengar helaan berat Rianti. “Tiba-tiba aja batalin sepihak. Katanya ada rapat penting.” Rianti kembali menatap Kina

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD