62. MUSIBAH YANG MEMILUKAN

1180 Words

“Sial!” Dalam keadaan mengemudi, Gentala tidak henti-hentinya mengumpat setelah dua kejadian benar-benar membuatnya marah besar. Ia baru saja memutar balik mobilnya begitu selesai menelepon Anne untuk memastikan apakah Petra benar-benar masuk rumah sakit atau tidak. Penyesalan akan kebodohannya terus saja muncul sehingga semakin membuatnya kesal. “Malam ini aku benar-benar dikerjai. Siapa yang mengaku sebagai teman masa lalu?” Gentala memukul setir mobilnya. “Jangan-jangan mereka sengaja karena tahu hari ini aku ulang tahun.” Gentala langsung ingat dengan istrinya. Denallie pasti sudah menyiapkan makan malam untuk merayakan hari ulang tahunnya. Dan kini ia harus kembali ke tempat praktiknya karena pergi dengan kondisi lampu dan ac menyala. “Sebaiknya aku telpon Denallie agar sabar nung

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD