NGIDAM?

1016 Words

"Nona Sheilla, awas!" Sheilla tersentak kaget. Teriakan dibarengi tarikan membuat dirinya hampir saja terjatuh. Entah apa yang baru saja terjadi, otaknya belum mencerna. Dibantu oleh Steven dan Chelsea, ketiganya mudur menepi. Selagi menghilangkan rasa kaget Sheilla menoleh ke kanan dan kiri. "Lo gapapa, Sheill? Serius, ada luka atau sakit?" "Ngga, gue gapapa. Tadi itu ada apa?" "Nona hampir saja terserempet mobil. George tidak berhasil menghentikan mobil itu." Bukan Chelsea, tetapi kini yang menjawab adalah Steven. Mendengar itu Sheilla mengangguk-anggukan kepalanya. Tidak ada rasa sakit apapun, nasib baik orang disekelilingnya bergerak cepat. Sheilla tidak tahu bagaimana nasibnya jika beberapa detik saja Chelsea telat menarik. Mungkin hari ini menjadi hari terakhir dirinya bisa ke l

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD