Malam terasa dingin bagi Killian tanpa ada Lika yang berkeliaran di sekitarnya. Biasanya gadis itu akan mengomel, membicarakan hal yang tidak penting, mengganggu Killian yang sedang bekerja atau sekedar mencubit laki-laki demi menarik perhatian. Killian suka sekali sikap menggemaskan yang Lika miliki ini. Tapi ditengah malam yang penuh kerinduan itu, Mikha tiba-tiba masuk ke kamar Killian yang ada di Theia tanpa permisi. Laki-laki itu mendesah dengan berat kemudian merebahkan tubuhnya di kasur milik sahabatnya itu dengan ekspresi yang terlihat kelelahan. "Kantor polisi itu dipenuhi kebusukan. Tidak heran waktu itu kepala Polisinya mencari bantuan Theia." ucapan Mikha membuat Killian memutar kursi yang sedang dia duduki, untuk menghadap ke arah sahabatnya itu. "Apa yang kamu temukan?"

