45.

1415 Words

Killian menatap Lika yang sedang tidur pulas dengan baju yang lumayan berantakan. Mengutuki dirinya yang belakangan ini jadi semakin nakal. "Bisa gawat kalau seperti ini terus." Killian bergumam sendiri sambil mendesah. Mengacak rambutnya sendiri dengan frustasi dan mengambil pakaiannya yang tercecer di lantai serta merapihkan pakaian Lika. Untungnya semalam dia tidak sampai kebablasan dan masih bisa menahan diri meskipun Lika nakal sekali. Laki-laki itu membuka pintu Balkon dan keluar untuk mencari angin. Killian bukan perokok, karena itu di tangannya sekarang hanya ada segelas s**u coklat kesukaanya dan di meja ada beberapa potong biskuit yang di tinggalkan Lisa sebelum pergi. Killian mengambil ponselnya dan mendial nomor Jester. Salah satu pentolan dan orang kepercayaan Kartel yang sek

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD