After 3 : END “J, bangun..” Sela mengusap lengan Jalen lembut. Perlahan tubuh di balik selimut itu bergerak. Jalen menggeliat sebentar kemudian menarik Sela ke dalam pelukan. “Eh ini kenapa aku ditarik lagi? Bangun J, katanya pagi ini kamu mau ke kampus..” “Engg..” “J..” Sela mendongakan wajahnya, memandangi wajah Jalen yang tepat ada di depan wajahnya. Sela tersenyum. Ia mengusap pipi Jalen lembut. Ada rambut-rambut halus yang baru tumbuh di sana. Sela lalu mengusap alis Jalen, kelopak mata, hidung, lalu terakhir bibir. Jalen membuka mata, kemudian menarik Sela mendekat dan mendaratkan ciuman di bibir sang istri. Tak cukup satu kali, Jalen mencium bibir Sela berkali-kali berupa kecupan-kecupan kecil. “J, udah..” Sela tak kuasa menahan tawanya. Ia kegelian. “Ada acara kan di ka

