Tunangan Gibran

1208 Words

"Darimana kamu tahu alamat rumahku? Dan untuk apa kamu kesini?" tanya Gibran dengan nada yang terdengar sangat datar, dan itu karena Gibran bersusah payah menahan menahan diri agar tetap tenang. Gibran cukup merasa was-was pada tamu yang sedang duduk manis di ruang tamu. Ternyata Cece ikut menemui tamu yang di maksud oleh pelayan tadi, dan hati Cece mulai tidak nyaman saat melihat ada seorang wanita yang sedang duduk manis dengan pakaian yang sangat kurang bahan, bahkan kalau di ingat, penampilan nya tidak jauh berbeda dengan penampilan almarhum kakaknya di masa hidupnya. Sedangkan tamu itu yang mendapat pertanyaan dari Gibran langsung berdiri dan tersenyum. "Aku bersyukur karena aku masih diberi jalan untuk bisa menemukan rumahmu." Ujar wanita itu membuat Cece yang mendengarnya langsun

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD