Bayangan Masa Lalu dan Harapan yang Samar

1382 Words

Dara ketakutan setengah mati. Meskipun tubuhnya sudah diobati dan kini ada dua perawat yang selalu berjaga di kamarnya, rasa ngeri yang menghantui pikirannya tidak kunjung hilang. Pandangannya terus tertuju pada inkubator tempat Jedainne terbaring, napasnya pelan namun teratur di balik selang-selang medis yang masih membantunya bertahan hidup. Nyaris. Bayinya hampir mati di hadapannya. Tangannya mengepal, dingin, meskipun ruangan ini terasa hangatBayangan Zarin yang berdiri di samping box bayi, tangan mencabut selang-selangnya, terus berputar dalam kepalanya seperti rekaman yang tak mau berhenti. "Dara, jangan melamun terus, makan yang banyak. Nanti lu sakit," suara Kelly membuyarkan lamunannya. Kelly ada di sini sekarang. Dokter yang merawatnya memanggilnya setelah melihat Dara terus

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD