*Author Pov* Suara bola sepak takraw yang di pukul terdengar silih berganti. Seperti hari-hari biasa, Juna juga yang lainnya tengah melakukan latihan sembari menunggu Rio dan Haqi datang ke gedung olahraga. Di sisi lain, Haqi dan Rio tengah berada di ruang kepala sekolah bersama Alvan juga guru penanggung jawab klub mereka. "Jadi saya mengundang kalian adalah karena saya atau kami dari pihak sekolah ingin memberikan sesuatu kepada tim Harimau Putih yang sudah berjuang keras hingga babak penyisihan kemarin. Karena itu saya ingin memberikan sesuatu sebagai hadiah agar kalian semakin termotivasi." ujar Kepala Sekolah dengan serius. "Sekiranya fasilitas apa yang kalian butuhkan, lalu sebagai apresiasi kami, kami akan memberikan anggaran tambahan untuk klub sepak takraw kalian. Gunakanlah

