This part containing mature content, please read on your own risk and be wise. *** Revin sudah tidak ingat kapan terakhir kali mereka bercinta. Bahkan rasanya, mereka nyaris tidak pernah lagi make out semenjak kepergian Papi Revin. Karena sejak itu, Revin yang mendadak harus mengambil alih segala tanggung jawab yang ditinggalkan ayahnya, belum lagi mengurus pasiennya. Dan ditambah Milda yang tiba-tiba saja menjaga jarak. Mungkin karena waktu ‘puasa’ yang cukup lama itulah yang membuat kini mereka seperti sedang balas dendam. Bagi Revin, jelas karena dirinya sangat merindukan kekasihnya. Dan menurutnya, rasa rindu Milda padanya pun sama besarnya. Tapi tentu saja, biar bagaimana pun Revin masih tetap memiliki nurani di tengah gelombang syahwatnya yang saat ini mungkin sedang meluap ber