Bab 62

2804 Words

Arka menatap tajam ke arah Sarni yang masih membeku di tempat. Ia menggeram rendah, seolah memberi tanda supaya wanita paruh baya itu cepat pergi. Dengan tubuh kaku, Sarni akhirnya berbalik. Ia menutup pintunya keras. Gerakannya cepat, tanpa kendali. Dentuman itu terdengar nyaring. “M–Mas ... Bude Sarni—“ Ucapan Arini terpotong saat Arka kembali menatapnya. Bibirnya mulai terjamah oleh bibir pria tersebut. Lidahnya dikulum sedemikian dalam dan menuntut. Puas bermain dengan bibir Arini, Arka menenggelamkan kepala di ceruk leher perempuan tersebut. Ia menyesap kulit putih yang kini sudah dihiasi beberapa tanda merah karena perbuatannya. “Stop, Mashhh ....” Desahan lirih terdengar saat Arka memberi gigitan kecil di sana. Kedua tangannya mencengkeram punggung kekar pria tersebut. Bek

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD