Bab 139

2778 Words

Anita memegang gelang tersebut, menimangnya dengan tangan gemetar dan perasaan yang penuh ketidakpercayaan. Hatinya bergemuruh hebat, terlebih saat jemarinya meraba setiap ukiran kecil yang terpatri di balik rantai itu. Ukiran abstrak tersebut menyerupai bentuk matahari. Gelang itu diposisikan berpasangan dengan gelang yang ia kenakan. Sialnya, semuanya sangat pas. Hati Anita seolah dihantam sesuatu yang tidak kasatmata. Ia tertegun cukup lama untuk mencerna semuanya. “Ma ….” “Pas, ‘kan?” Irna bertanya cepat. Ia mengembuskan napas panjang sembari bersimpuh di lantai. Tubuh Irna yang mulai mudah pegal karena usia perlahan bersandar pada tembok. Ia mendongak sejenak, berusaha mencerna semua kemungkinan yang bermunculan di kepalanya. Beberapa detik berlalu. Irna memejamkan mata sebelum k

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD