Tiga hari berlalu di rumah sakit. Setelah seluruh pemeriksaan kesehatan ibu dan bayi dinyatakan bersih oleh dokter, Arini akhirnya diperbolehkan pulang. Pagi itu, Arka mengurus kepulangan mereka. Ia berjalan mondar-mandir antara kamar perawatan dan kasir rumah sakit dengan wajah segar, meski lingkaran hitam tipis di bawah matanya tidak bisa disembunyikan. Di dalam kamar, Arini dibantu oleh perawat mengenakan pakaian terusan yang longgar dan nyaman. Bayi mereka, yang sementara diberi panggilan "Si Kecil", sudah terbedong rapi dengan kain kuning lembut. "Sudah siap pulang, Sayang?" tanya Arka begitu memasuki kamar sambil membawa tas-tas yang sudah dirapikan. Arini menoleh dan tersenyum. "Siap, Mas. Tapi jujur, aku mendadak tegang." "Tegang kenapa?" Arka mendekat, lalu duduk di tepi tempa
Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books


