Bab 68

2657 Words

Wanita paruh baya itu menoleh pada Arini. Bahunya terangkat, tanda tidak tahu. Dengan langkah tertatih, ia pun bangkit dari duduknya. Mbok Sarni mendekat ke nakas. Ia memungut sebuah kotak berwarna hitam. Kotak tersebut memiliki ukuran yang lumayan besar. “Nggak dikasih tau ini isinya apa, Arini. Mbok cuma dititipin.” Mbok Sarni meletakkan kotak hitam itu ke pangkuan Arini. Tangannya yang keriput gemetar pelan. Matanya tidak berani menatap langsung, hanya melirik sekilas ke wajah Arini yang pucat. Arini menerima kotak itu. Tangannya mendadak ikut gemetar pelan. Rasa dingin menjalar di sana. Namun, ia akhirnya memberanikan diri membuka kotak tersebut. Di dalam, terlipat rapi sebuah gaun. Warna merah marun. Kainnya tipis, hampir transparan. Bahan satin yang licin dan dingin saat disent

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD