Bab 11

2273 Words

Bude Darmi yang terus-menerus memberi desakan, membuat Arini hanya bisa membisu. Ia biarkan wanita paruh baya itu memanggil berkali-kali. Beberapa saat kemudian, panggilan suara itu mati, berganti dengan panggilan video. Dengan setengah rasa malas, Arini mengangkatnya. [“Tuh, liat keadaan ayah sama ibumu! Masih tega kamu biarin mereka kayak gitu? Apa jadinya kalau mereka nggak bisa obat jalan, Rin!”] Kamera ponsel Bude Darmi diarahkan ke kedua orang tua Arini. Terlihat bagaimana kondisi ibunya yang terbatas tengah duduk di atas kursi roda sambil memegangi tangan suaminya. Saking halusnya perasaan perempuan tersebut, ia sampai menitikkan air mata. Ibunya yang strok dan lumpuh bahkan harus turut menjaga suaminya di rumah sakit. “Bude, Arin mau minta tolong. Kalau BPJS punya Ayah yang da

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD