Lamunan Luna seketika buyar saat mendengar suara pintu diketuk dari luar. Luna pun meletakkan ponselnya di meja, sebelum dirinya berdiri dan beranjak untuk membukakan pintu. Ceklek "Ka…kau…" ujar Luna dengan mata melotot karena terkejut, serta telunjuk yang dengan refleks nya menunjuk ke arah orang yang baru saja mengetuk pintu kamar pribadi Agam. Luna mengira, orang yang mengetuk pintu kamar pribadi Agam adalah seorang kurir yang sedang mengantar makanan pesanannya, betapa terkejutnya Luna, saat mendapati orang lain yang mengetuk pintu kamar pribadi Agam, bukan seorang kurir seperti dugaannya. "Oh, rupanya kamu tinggal satu kamar dengan mas Agam, apa semurah itu sekarang kamu, hanya demi sebuah kemewahan, kamu rela melempar tubuh di ranjang kakak sepupuku," ujar Aurel dengan penuh pen