END

2022 Words

Amel tak bisa menyembunyikan tangis haru miliknya. Di depan sebuah cermin- wanita yang sejatinya hanya merupakan ibu sambung dari Restiana Tirto itu, melihat putri cantiknya. Amel tak menyangka jika waktu berlalu sangat cepat. “Mama jangan nangis. Mbak jadi pengen ikutan nanti.” Ujar Resti sembari meraih jemari sang ibu dengan tangan kirinya. Resti menengadahkan wajah, mencoba menghalau air mata yang ingin turun. “Mbak harus tampil cetar di depan Mas Hasan.” Amel tentu saja langsung terkekeh dan menghempaskan tangan Resti. “Dasar! Hasan terus perasaan!” kesal Amel- pura-pura. Ia mana mungkin berani merusak hari bahagia putri kesayangannya. “Oma mana, Ma?” “Lagi sama Mbak Sarah. Mbak nggak papa kan?” tanya Amel balik. Ia takut jika Resti memiliki perasaan iri karena nyatanya Sukma saat

Great novels start here

Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD