140

1104 Words

Handoko merangsek masuk. Ia meminta maaf terlebih dahulu karena harus menghentikan ketegangan yang berhasil Niel ciptakan. "Mbak Resti, Pak " ujar Handoko memberitahu tema besar dari laporannya.  "Kenapa dengan Resti?!" tanya Hanggono. Fokus laki-laki itu langsung teralihkan. Pernah gagal dalam menjaga Rara, Hanggono tentu tak ingin hal serupa terjadi pada putri keduanya.  Bisikan Handoko berikan. Ia memberi informasi dari para bodyguard Resti jika gadis itu saat ini sedang membuat seluruh orang menuju padanya.  "Tolong bahasa simpelnya Handoko! Saya pusing kalau kamu pake kiasan nggak jelas!"  "Mbak Resti lagi jadi pusat perhatian orang-orang Mall, Pak." Handoko lalu menyodorkan ponselnya pada Hang. Memberi bukti langsung agar atasannya tahu alasan apa yang membuat putri laki-laki itu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD