Bab 29. Batas

1041 Words

“Kamu masih memberinya kesempatan?” tanya Kevin, saat lelaki itu menemani Kayra membeli obat di salah satu apotik. “Kenapa?” Kayra tersenyum, “bukan kesempatan, hanya kesepakatan.” jelasnya. “Kami akan tetap bercerai, hanya memperpanjang waktu saja.” Kayra meminum beberapa butir obat, untuk mengurangi rasa sakit yang dideritanya. Tamu bulanan nyaris selesai, sudah satu minggu lamanya, tapi sakitnya masih sering muncul hingga mengharuskannya mengkonsumsi obat pereda nyeri. “Yakin?” Kevin menyelidik. “Iya,” jawaban Kayra tidak meyakinkan. Sebagai seorang teman yang sudah membersamai Kayra sejak lama, bahkan saat Kevin masih duduk di bangku sekolah menengah akhir, lelaki itu sangat mengenal baik sosok Kayra. Berharap masih ada kesempatan untuk menyatakan cinta, setelah ia menyelesai

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD