BAB 41 - Kamu Menghindariku?

1257 Words

Tania mendengus pelan, meski dadanya bergemuruh hebat mendengar penjelasan Abimanyu. Dia berusaha terlihat tetap tenang. "Oh, begitu rupanya?" Abimanyu tidak menjawab. Rahangnya mengeras, matanya tajam menatap Tania. Dia berusaha keras menahan luapan amarah yang menggelegak, berperang dengan bisikan untuk melakukan sesuatu pada Tania yang bisa berakhir penyesalan setelahnya. "Ehm, Abimanyu masih ingat kata-kata bijak ini tidak." Suara Tania mendadak tajam, sarat dengan sindiran. "Kalau seseorang dikejar an-jing, dia punya dua pilihan, yaitu lari atau pasrah. Orang waras tentu akan lari, tapi orang yang logikanya cacat, mungkin dia akan pasrah ... atau malah balik mengejar anjingnya." Abimanyu mendengar itu dengan tenang, meski dadanya sudah sesak. Tania terus berbicara, seolah sengaja m

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD