BAB 30 - Ketemu Calon Mertua

1011 Words

"Hem? Mau ya? Demi anak, Maura, anak." Abimanyu seolah mendesak, meminta Maura segera menjawab. Sementara itu, di sisi lain Maura tengah dibuat terpaku karena anggapannya di awal tentang Abimanyu terpatahkan seketika. Bagaimana tidak? Cara Abimanyu melamarnya ternyata tetap terkesan manis di akhir. Kata-kata yang terlontar dari bibirnya seolah menegaskan bahwa dia adalah seseorang yang handal dan cukup berpengalaman dalam melamar seorang wanita. Terlepas hal itu benar atau tidaknya, tapi Maura yakin Abimanyu tidak sekosong itu. Mengingat, usianya juga bukan lagi remaja dan mustahil tidak pernah bersikap romantis pada pasangannya. Sesaat, Maura menarik napas dalam-dalam sebelum kemudian dia embuskan perlahan. "Tapi, Bim, apa in_" "Shuuut, sudah kukatakan tidak perlu memikirkan apapun

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD