Saling menguatkan

920 Words

Veve mengelus lembut kepala Akbir, berharap suaminya itu segera tenang. Selang beberapa saat, mata Akbir telah terpejam. Veve menghela nafas lembut, mengecup pipi Akbir dengan sayang. "Aku tak menyangka, masa lalumu begitu mengenaskan." Veve memandang prihatin kearah suaminya. Veve merasa gerah, ia berniat beranjak untuk ke kamar mandi. Namun, pergerakannya ditahan oleh lengan kekar Akbir. Veve pasrah. Ia mengusap-usap bahu serta rambut Akbir dengan lembut. Dalam tidurnya, tak pernah Akbir merasa setenang ini. Tangan mungil istrinya sungguh membuatnya nyaman. Eratan tangannya makin menempelkan tubuh Veve padanya. Veve pasrah, ia jatuh terlelap dalam dekapan hangat suaminya. Meresapi hembusan nafas hangat yang menerpa wajahnya. ******* Akbir menguap lebar. Tak terasa ia sudah tidur

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD