Bab 28

919 Words

Zello memilih melanjutkan perjalanan mereka ke cafe karena dia juga tak mau berurusan dengan polisi yang memergoki mereka sedang bercinta di pinggir jalan. "Takut ternyata, ku kira kamu bakal berani minta jatah di pinggir jalan kayak gitu." ledek Sheza berani. Padahal jantungnya sudah berdetak kencang karena berani menggoda Zello yang sudah jinak saat ini. Zello tersenyum tipis, dia belum ingin meladeni Sheza kali ini. Dia membiarkan Sheza menggodanya seperti saat pertama kali mereka bertemu. Zello meraih tengkuk Sheza tiba tiba saat mobil berhenti tepat di parkiran cafe. Zello mencium Sheza dengan brutal yang membuat Sheza kewalahan. Beberapa menit berlalu dan Zello masih betah mencium Sheza. Sampai Zello melepaskan ciuman itu karena Sheza memukul pelan d**a bidangnya. Mata Sh

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD