Bab 34

981 Words

Pagi ini, Sheza berangkat di antar oleh Zello. Setelah semalam melewati malam panas bersama. Sheza sedang memasang wajah masamnya karena kesal dengan Zello. "Sayang, maaf.... keterusan. Habis kamu enak banget." ucap Zello frontal. Mata Sheza melotot, dia lalu memukul Zello dengan keras karena semakin kesal dengan nya. Sedangkan Raka yang saat ini sedang menjadi sopir pribadi Zello memilih menutup telinganya. Dia tak ingin mendengar perdebatan suami istri itu saat ini. Bugh.... "Aw ... sakit sayang ..." "Lagian ya, itu mulut nggak ada filternya apa. Kenapa malah ngomong seenaknya." omel Sheza. "Kan bener sayang, dimana salahku?" Lagi lagi Sheza melotot ke arah Zello ingin sekali menghajarnya dengan brutal. "Sudahlah, terserah kamu aja mau gimana. Pusing banget aku ngadepin

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD