Bab 32

1525 Words

Hana yang mendengar Farhan memojokkan Pedro dengan ancaman itu mulai gelisah di tempatnya. Moza yang tak bisa bersabar lalu beralih pada Hana. "Kamu seorang perempuan, tapi kamu nggak punya harga diri sama sekali. Bagaimana bisa kamu ingin merebut laki laki yang sudah jelas punya pasangan. Kamu nggak takut di cap buruk oleh semua orang? Bukannya kamu bisa cari laki laki di luar sana?" Hana meremas ujung gaunnya mendengar Moza yang memojokkannya. Melihat Hana yang hanya diam, Moza kembali bersuara. "Atau kamu sedang belajar jadi w************n? Bukannya kamu tahu jika Zello sudah bersama Sheza tapi kamu masih bersikeras ingin mendekatinya? Dimana otak dan harga dirimu?" Lagi lagi Moza menyerang Hana dengan semua kata kata pesannya. Mata Hana mulai berkaca kaca, dia menahan tangis

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD