Bab 12

758 Words

Zello meninggalkan Sheza yang masih pulas tidur di kamarnya. Pagi ini dia di minta datang ke kantor papanya. Tanpa Zello bertanya pun Zello sudah tahu apa yang akan ditanyakan oleh Farhan kepadanya. # Tak selang lama, Zello sudah sampai di perusahaan papanya. Dia langsung menuju ruangan papanya. Tak ada yang berani menyapa Zello karena wajahnya sangat datar dan menakutkan. Begitu pula dengan Farhan sang papa. Saat Zello sampai di depan ruang kerja papanya dia sudah mendengar suara Pedro disana. "Kamu keterlaluan Farhan, Zello membunuh orang di kediaman utama tapi kamu membiarkannya saja. Bagaimana cara mendidik anak mu sebenernya?" "Cara didik papaku nggak pernah salah tuan Pedro!" Zello masuk dengan wajah dinginnya. Pedro melototkan matanya saat melihat Zello tiba tiba ada di

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD