Eps. 45 Foto Wijaya

1354 Words

Grisel yang semula tampak lega dan bahagia karena berhasil menyelesaikan laporan itu, tiba-tiba menegang saat mendengar nama Jimy disebut oleh Ferrin. Suara itu seolah memukul sisi hatinya yang lama tertutup. Jimy, nama yang tak asing di kepalanya, salah satu pengurus panti asuhan dimana dia pernah diajak Ferrin ke sana. Napasnya perlahan menjadi berat, jantungnya berdetak tak beraturan. Senyum yang tadi sempat merekah kini menghilang tanpa jejak, berganti dengan ketegangan yang mengikat seluruh tubuhnya. Ia menatap Ferrin yang masih berbicara di telepon, mencoba membaca ekspresi wajah pria itu, namun justru makin gugup. “Apa... mereka menemukan sesuatu tentangku?” batinnya bergemuruh. Tangannya tanpa sadar menggenggam erat ujung rok yang dipakainya, seolah mencari pegangan di tenga

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD