Bab 32. Lean Pelakunya

1056 Words

"Bahaya!" Setelah memastikan jika map itu sudah aman dan tak terlihat, Ellara duduk di tepian ranjang. Jantung Ellara berdegup sangat keras ketika pintu kamar Levon mulai sedikit terbuka. Seorang pelayan melongok masuk. “Nona Ellara?" Rasa panik yang tadi menggelayut di pikiran Ellara pun segera hilang. "Iya, ada apa?" jawabnya santai. "Tidak ada apa-apa, Nona. Saya hanya—" "Pergilah, aku hanya ingin istirahat di sini," titah Ella. Tahu jika Ellara adalah wanita Levon dan tamu dari tuannya, yakni Lean Vercelli, maka pelayan itu pun merindukan kepala dan segera pergi meninggalkan kamar. "Maaf, Nona. Saya permisi ...." Pintu kembali tertutup dan Ellara menghembuskan napas panjang yang baru ia sadari telah ditahannya. Kemudian ia berdiri, menatap kamar itu sekali lagi. “Aku harap k

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD