Bab 49. Setiap Sudut yang Hancur

1166 Words

Rumah sakit itu sudah tak bisa lagi disebut sebagai tempat penyembuhan. Dinding-dindingnya retak dan terbelah. Sebagian langit-langitnya runtuh dengan menyisakan beberapa kabel yang menjuntai. Api kecil masih menyala di beberapa sudut, menjilat sisa-sisa puing dan ranjang besi yang terbalik. Bau mesiu, darah, dan antiseptik bercampur menjadi satu menjadi aroma kehancuran yang tidak akan mudah dilupakan siapa pun yang masih hidup di tempat itu. "b******n!" Levon berdiri di tengah lobi utama yang kini telah berubah menjadi medan perang. Sepatunya menginjak pecahan kaca yang terserak. Di sekelilingnya, tubuh-tubuh penyerang tergeletak tak bernyawa. "Apa kalian sudah menemukannya?" tanya Levon dengan amarah yang masih kentara. Daniel dan James mendekat dengan ragu. “Kami sudah periksa s

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD