JPU 52

1314 Words

“Ishh.. bosan banget!” gerutu Clarissa Berulang kali Clarissa menatap jam yang tertempel di dingin. Ia merasa sejak tadi jarum jam tidak berpindah tempat, menunjukkan pukul yang sama. Ia merasa begitu bosan ingin keluar rumah namun tidak memiliki teman. “Huft!” “Mau keluar, bosan di rumah.” gumamnya Clarissa menunduk sembari mengelus perut buncitnya. Andai saja buah hatinya sudah lahir ke dunia pasti ia tidak sebosan ini. “Adik kapan lahirnya? Mama sering merasa bosan kalau ditinggal Papa ke kantor.” “Kalau adik udah lahir Mama kan punya teman buat ngobrol dan bermain.” lanjutnya “Huhh.” Clarissa menghela nafas kasar Tiba-tiba Clarissa ingin pergi ke sebuah Mall untuk jalan-jalan. “Diizinin nggak ya sama Mas Darren?” gumamnya “Pasti nggak diizinin kalau sendirian.” Clarissa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD