JPU 61

1311 Words

Tangan Darren mulai bergerak mengikuti kata otaknya. Perlahan ia menurunkan lengan istrinya. “Kalau seperti ini aku tidak jadi berangkat ke Luar Kota.” ucapnya dalam hati “Enghh..” Clarissa kembali melenguh “Mas, cukup!” “—“ Darren mengabaikan perkataan istrinya. Dan tiba-tiba… Drtt.. drtt.. drtt Ponsel Darren bergetar panjang menandakan ada telepon masuk. Clarissa mendorong d**a bidang suaminya membuat bibir mereka terlepas. Keduanya mengatur nafas karena mereka hampir kehabisan oksigen. “Ada apa, sayang?” tanya Darren “Ponsel Mas Darren berbunyi.” “Biarkan saja!” Darren kembali mendekatkan wajahnya berniat menyatukan bibir mereka lagi, tapi Clarissa menahannya. Clarissa menutup mulut Darren dengan satu tangannya. Ia menggeleng tidak mengizinkan suaminya untuk melakukan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD