33. Tiga Puluh Tiga

1707 Words

33 Dua hari Zayn menginap di rumah sang kakek bersama istrinya, dia akhirnya bisa benar-benar bercengkrama dengan keluarga besar dari sang kakek dan nenek. Belakangan kondisi kakek memang masih belum stabil, pria tua itu masih terlihat lemah dan tidak mau menerima tamu dari luar. Baru hari ini Zayn pulang ke rumahnya, rumah sendiri memang tempat yang paling nyaman. Mau sebesar atau sebagus apa pun jika bukan rumah sendiri tetap saja rasanya tidak terlalu nyaman, baik bagi Zayn maupun Belva. Belva bebas mengenakan pakaian tidurnya di rumah ini, tidak seperti di rumah kakek yang mana dia harus memakai pakaian tertutup karena kondisi rumah yang ramai. “Ahhh nyamannya!” tukas Zayn sambil merentangkan tangan seraya berbaring di ranjang empuk. Belva hanya menoleh sekilas dan menggeleng ge

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD